Sepeda-motor.info – Memanfaatkan gelaran IIMS Hybrid 2021, Benelli akhirnya resmi merilis dua motor terbaru mereka untuk pasaran Indonesia, yakni Benelli Panarea 125 dan Benelli Dong. Disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dua sepeda motor tersebut masing-masing dilepas dengan harga Rp24,8 jutaan dan Rp36,8 jutaan (on the road Jakarta).
“Peluncuran dua model baru ini merupakan langkah perusahaan untuk kembali bangkit di tengah pandemi Covid-19,” papar Presiden Direktur Benelli, Steven Kentjana, dilansir dari Kompas. “Saya to the point, kami pada 2020 sempat vakum, dan akhirnya pada tahun ini Dyandra dikasih kesempatan bikin acara. Untuk launching ini sebetulnya di luar skenario ada undangan Sandiaga Uno, makanya tadi koordinasi bisa tidak bawa Mas Sandy ke sini.”
Benelli Panarea 125 hadir di segmen skuter matik, dengan tampilan yang cukup klasik, membawa desain membulat yang sepintas mirip skuter legendaris asal Italia, Vespa. Seperti namanya, kuda besi tersebut dibekali dengan mesin berkapasitas 125cc, pendingin udara, EFI, yang diklaim dapat meletupkan tenaga maksimal 6,3 kW pada putaran 7.500 rpm.
Sementara itu, Benelli Dong adalah skuter elektrik dengan desain yang cukup unik. Produk ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada akhir 2020 lalu saat pembukaan dealer Benelli di Carburator Springs, Bintaro dengan nama Benelli Divo. Keunikan motor ini adalah punya garpu depan yang memakai model sturt tunggal dan belakang menggunakan model lengan ayun tunggal.
Untuk urusan mesin, motor ini berkekuatan dinamo listrik sebesar 1.200 Watt dengan kapasitas baterai 18650 Li-Ion-BMS-60V/26AH. Dengan kekuatan itu, Benelli Dong dikatakan mampu menempuh jarak 60 km dalam sekali pengisian baterai. Meski Benelli Dong adalah motor listrik, suara yang dihasilkan mirip sepeda motor berbahan bakar minyak. Suara yang dihasilkan pun mengikuti bukaan putaran gas dengan tingkat suara yang bisa diatur.
Di sela-sela peluncuran motor baru, Steven juga mengatakan bahwa pabrik baru Benelli yang berada di kawasan Klapanunggal, Bogor mungkin akan siap beroperasi dalam beberapa bulan lagi. Sebelumnya, pembangunan pabrik sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. “Bangunan sudah jadi, sekarang sedang flooring,” tutup Steven.






